Kalkulator tersimpan
Fisika

Kalkulator Energi Potensial

Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.

Gunakan sebagai nilai default untuk kalkulator yang dibenamkan apa yang saat ini ada dalam bidang input kalkulator di halaman.
Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.

Harap setujui Syarat Penggunaan.
Prévisualisation

Simpan kalkulator

Apa itu energi potensial?

Energi potensial adalah energi yang tersimpan dari suatu objek karena posisi atau keadaannya. Bentuk energi ini memiliki potensi untuk melakukan pekerjaan. Energi ini muncul terutama dalam skenario yang melibatkan gaya gravitasi, gaya elastis (seperti pegas), dan gaya elektromagnetik. Energi potensial biasanya dapat diklasifikasikan menjadi energi potensial gravitasi, energi potensial elastis, dan energi potensial listrik.

Energi potensial gravitasi

Energi potensial gravitasi adalah energi yang tersimpan dalam suatu objek sebagai hasil dari posisi vertikal atau ketinggiannya. Ini dihitung berdasarkan massa objek, gaya gravitasi, dan ketinggian.

Energi potensial elastis

Energi potensial elastis tersimpan dalam bahan elastis sebagai hasil dari peregangan atau kompresinya. Ini sering diamati pada pegas dan pita elastis.

Energi potensial listrik

Energi potensial listrik timbul dari posisi partikel bermuatan relatif terhadap partikel bermuatan lainnya. Energi ini penting dalam studi elektromagnetisme dan rangkaian listrik.

Untuk menghitung energi potensial listrik untuk parameter lainnya, silakan kunjungi kalkulator energi potensial listrik.

Rumus di balik energi potensial

Rumus dasar untuk menghitung energi potensial (PEPE) ketika mempertimbangkan efek gravitasi adalah:

PE=mghPE = m \cdot g \cdot h

dimana:

  • mm adalah massa objek dalam kilogram (kg),
  • gg adalah percepatan karena gravitasi (9,81 meter perdetik kuadrat di Bumi),
  • hh adalah ketinggian dalam meter (m) dari titik acuan.

Untuk energi potensial elastis dalam sistem pegas:

PE=12kx2PE = \frac{1}{2} \cdot k \cdot x^2

dimana:

  • kk adalah konstanta pegas dalam Newton per meter (N/m),
  • xx adalah perpindahan dari posisi keseimbangan dalam meter (m).

Dalam kasus energi potensial listrik, rumusnya adalah:

PE=keq1q2rPE = k_e \cdot \frac{q_1 \cdot q_2}{r}

dimana:

  • kek_e adalah konstanta Coulomb 8,9875×109 Nm2/C28,9875 \times 10^9 \ \text{Nm}^2/\text{C}^2,
  • q1,q2q_1, q_2 adalah muatan titik dalam Coulomb (C),
  • rr adalah jarak antara muatan dalam meter (m).

Jika Anda ingin menghitung energi potensial listrik untuk parameter lainnya, silakan kunjungi kalkulator energi potensial listrik.

Cara kerja kalkulator energi potensial

Kalkulator energi potensial kami menyederhanakan rumus di atas menjadi alat yang mudah digunakan:

  1. Energi potensial gravitasi: Masukkan massa, ketinggian, dan pilih gaya gravitasi (defaultnya adalah gravitasi Bumi).
  2. Energi potensial elastis: Masukkan konstanta pegas dan perpindahan.
  3. Energi potensial listrik: Tentukan besaran muatan dan jarak antara mereka.

Kalkulator langsung menampilkan nilai energi potensial, memungkinkan pengguna untuk menganalisis berbagai skenario dengan cepat tanpa perhitungan manual.

Contoh

Contoh 1: Energi potensial gravitasi

Bayangkan sebuah batu dengan massa 5 kg ditempatkan di tepi tebing setinggi 10 meter. Energi potensial gravitasi dapat dihitung sebagai:

PE=5 kg×9,81 m/s2×10 m=490,5 JoulePE = 5 \ \text{kg} \times 9,81 \ \text{m/s}^2 \times 10 \ \text{m} = 490,5 \ \text{Joule}

Contoh 2: Energi potensial elastis

Pertimbangkan pegas dengan konstanta pegas 200 N/m dan dikompresi sebesar 0,3 meter.

PE=12×200 N/m×(0,3 m)2=9 JoulePE = \frac{1}{2} \times 200 \ \text{N/m} \times (0,3 \ \text{m})^2 = 9 \ \text{Joule}

Contoh 3: Energi potensial listrik

Misalkan dua muatan sebesar 3×106C3 \times 10^{-6} C dan 6×106C6 \times 10^{-6} C dipisahkan oleh 0,5 meter:

PE=8,9875×109 Nm2C2×3×106 C6×106 C0,5 m=0,32355 JoulePE = 8,9875 \times 10^9 \ \frac{\text{Nm}^2}{\text{C}^2} \times \frac{3 \times 10^{-6} \ \text{C} \cdot 6 \times 10^{-6} \ \text{C}}{0,5 \ \text{m}} = 0,32355 \ \text{Joule}

Aplikasi di dunia nyata

Energi potensial memiliki banyak aplikasi di berbagai bidang:

  • Teknik: Menentukan persyaratan energi dan dinamika bangunan atau kendaraan.
  • Fisika: Fundamental untuk sistem yang melibatkan konservasi energi.
  • Ilmu Lingkungan: Menganalisis penyimpanan energi dengan dampak lingkungan yang potensial.
  • Ilmu Olahraga: Meningkatkan peralatan atau memperbaiki teknik melalui pemahaman yang lebih baik tentang transformasi energi.

Wawasan sejarah tentang energi potensial

Konsep energi dalam bentuk modernnya dapat dilacak secara historis kembali ke karya ilmuwan abad ke-17 dan 18 seperti Gottfried Leibniz dan Hermann von Helmholtz. Pengembangan konsep energi potensial sangat penting dalam membentuk bidang konservasi energi yang lebih luas.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu energi potensial dan mengapa itu penting?

Energi potensial adalah energi yang tersimpan dalam suatu objek karena posisi atau keadaannya, yang dapat diubah menjadi energi kinetik, melakukan kerja pada suatu sistem. Itu penting karena membantu menganalisis sistem di mana transformasi energi terjadi.

Bagaimana cara menghitung energi potensial gravitasi?

Energi potensial gravitasi dihitung dengan menggunakan rumus PE=mghPE = m \cdot g \cdot h, di mana mm adalah massa, gg adalah percepatan karena gravitasi, dan hh adalah ketinggian.

Ada berapa jenis energi potensial?

Terdapat tiga jenis utama energi potensial: gravitasi, elastis, dan energi potensial listrik, masing-masing terkait dengan gaya dan skenario berbeda.

Bagaimana energi potensial terkait dengan energi kinetik?

Energi potensial dapat diubah menjadi energi kinetik ketika objek bergerak atau berubah keadaan. Transformasi ini mengikuti prinsip konservasi energi, di mana total energi tetap konstan.